Serie A

  • Prediksi Milan vs Napoli, Mengamankan Posisi

    Laga besar antara pertarungan klub hebat di Serie A akan tersaji pada akhir pekan nanti. AC Milan akan menghadapi perlawanan sengit Napoli dalam lanjutan matchday 21 Serie A. Laga yang dilangsungkan di Stadio Giuseppe Meazza tersebut, akan dihelat pada tanggal 22 Januari 2017 dan dimulai pada pukul 02.45 WIB. Tentu pertandingan tersebut akan berjalan dengan sangat ketat dan penuh gengsi. Lantaran, kedua klub saat ini berada di papan atas klasemen dan juga merupakan klub dengan penuh sejarah.

    Milan vs Napoli
    Milan vs Napoli akan tersaji pada akhir pekan nanti

    I Rossoneri sejauh ini telah mengantongi 37 angka dari 19 pertandingan yang telah dilakoni. Sehingga, mereka memiliki satu tabungan laga yang belum dimainkan.

    Adapun pertandingan yang sempat tertunda tersebut yakni melawan Bologna, dikarenakan harus menghadapi Juventus dalam laga Super Coppa Italiana di Doha, Qatar pada bulan Desember 2016 lalu. Dimana, laga tersebut Milan mampu mengangkat trofi setelah memenangkan pertandingan melalui babak adu penalti.

    Pasukan Vincenzo Montella sukses memenangkan laga sebanyak sebelas pertandingan, empat laga harus berakhir sama kuat dan terpaksa menelan kekalahan sebanyak empat kali. Sehingga, mereka sementara ini harus berada di urutan kelima.

    Terpaut hanya tiga poin saja dari Lazio yang menempati urutan keempat. Namun, juga hanya berselisih satu angka saja dari pesaing terdekatnya sekaligus rival sekota, Inter Milan yang berada di posisi keenam. Bahkan dua angka dari Atalanta di tangga ketujuh.

    Sementara dari kubu Partenopei Gli Azzurri telah melakoni laga sebanyak 20 pertandingan dan mampu meraup 41 poin. Sehingga menempatkan mereka di posisi ketiga dalam tabel klasemen sementara Serie A. Hanya membutuhkan tiga poin untuk menggeser posisi AS Roma di urutan kedua dan hanya terpaut empat poin dari Juventus yang sejauh ini masih kokoh di puncak klasemen.

    Perkiraan Starting Eleven Kedua Tim

    Kedua tim akan sama-sama menunjukkan kehebatannya dalam mengolah si kulit bundar, demi meraih kemenangan dan mengamankan posisi masing-masing tim di tangga klasemen. Dengan demikian, baik Vincenzo Montella maupun Maurizio Sarri akan menurunkan skuat terbaiknya dalam laga tersebut.

    Stadio Giuseppe Meazza
    Stadio Giuseppe Meazza akan menjadi venue Milan vs Napoli

    Montella kemungkinan akan kembali menerapkan formasi 4-3-3. Carlos Bacca yang telah kembali mampu mencetak gol akan diplot sebagai ujung tombak, yang akan ditopang oleh dua winger yakni Suso dan Giacomo Bonaventura. Ketiga gelandang untuk membantu dalam serangan maupun dipertahanan diperankan oleh Pasalic, Locatelli dan Bertolacci.

    Lini pertahanan sendiri, pelatih asal Italia tersebut mempercayakan duet Paletta dengan Romagnoli dan akan dibantu oleh Abate sebagai bek kanan serta Calabria di sebelah kiri. Penjaga gawang, tetap diserahkan sepenuhnya ditangan Gianluigi Donnarumma yang selalu mampu menunjukkan kualitasnya, meskipun usianya masih sangat muda 17 tahun.

    Dari kubu lawan, Sarri juga mengandalkan formasi yang sama dengan kubu tuan rumah. Lini serang akan dipercayakan oleh Lorenzo Insigne, Dries Mertens dan Jose Callejon. Marek Hamsik yang telah kembali dari cederanya akan diplot sebagai gelandang tengah bersama Jorginho dan Piotr Zienlinski.

    Duet Albiol dengan Tonelli akan menjaga lini pertahanan. Hysaj berperan di sebelah kanan dan Strinic pada posisi kiri. Urusan kiper, nama Pepe Reina yang telah memiliki sejuta pengalaman diharapkan mampu menjaga gawangnya dari serangan lawan.

    Catatan Pertemuan Kedua Klub

    Laga pada hari Minggu dinihari nanti akan menjadi pertemuan yang kesekian kalinya untuk kedua klub. Namun, berdasarkan lima laga terakhir yang mempertemukan kedua tim tersebut, Napoli sukses memetik tiga kemenangan dan Milan hanya meraih satu kemenangan saja, serta satu laga harus berakhir dengan imbang.

    Milan vs Napoli
    Napoli masih unggul dari Milan dalam lima pertandingan terakhir

    Pertemuan terakhir terjadi di markas Napoli, kala itu tuan rumah sukses menaklukkan pasukan il Diavolo dengan skor 4-2. Sedangkan laga terakhir yang dihelat di markas Milan, justru tim tamu mampu mempermalukan sang tuan rumah dengan kedudukan akhir 0-4.

  • Juventus vs Roma, Kokohkah Puncak Klasemen

    Juventus akan menghadapi ujian sesungguhnya dalam lanjutan giornata 17 Serie A kala menjamu tamunya di Juventus Stadium, yakni AS Roma. Pertandingan tersebut akan dimulai pada pukul 02.45 WIB tanggal 18 Desember 2016. Sekarang saatnya yang tepat untuk si Nyonya Tua memperkokoh posisinya puncak klasemen.

    Juventus vs AS Roma
    Juventus vs AS Roma akan menghiasi giornata ke 17 Serie A

    Hingga pekan ke 16, i Bianconeri masih berada di puncak klasemen dengan sukses mengumpulkan angka sebanyak 39 poin. Dengan rincian, meraih kemenangan sebanyak 13 laga dan belum pernah berakhir dengan skor imbang serta tentu tiga hasil sisanya harus menelan pil pahit. Tiga kekalahan tersebut dirasakan ketika berhadapan dengan Internazionale pada pekan ke empat, AC Milan dengan skor 1-0 pada giornata ke sembilan dan secara mengejutkan Genoa memperlakukan Juve dengan kedudukan akhir 3-1.

    Sementara sang lawan, Serigala Ibukota sejauh ini berada di urutan kedua dalam tabel klasemen sementara dengan perolehan 35 poin, atau berjarak empat poin dari musuh yang akan dihadapi nantinya. Dari 16 laga yang telah dilakoni sejauh ini, Roma membukukan 11 kali kemenangan, hasil imbang sebanyak dua kali dan tiga kali meraih kekalahan. Atalanta pada pekan ke 13 mampu mengalahkan De Rossi CS, dan dua kekalahan diberikan oleh Torino di pekan ke 6 serta giornata 4 oleh Fiorentina.

    Tentu kedua klub akan sama-sama mengincar kemenangan. Apabila Juventus mampu keluar sebagai pemenang, maka Buffon CS akan semakin nyaman duduk puncak klasemen dan semakin memperlebar jarak dari para pesaing terdekatnya. Jika sebaliknya, AS Roma yang sukses mempermalukan sang tuan rumah, tentu akan memperkecil jarak menjadi hanya satu angka saja. Sehingga memanaskan pertarungan Scudetto musim ini.

    Catatan 5 Laga Terakhir Juventus vs AS Roma

    Laga antara Juventus melawan AS Roma pada akhir pekan nanti akan menghiasi Serie A girnota ke 17. Nyonya Tua tentu mengincar kemenangan demi memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen. Tetapi, Serigala Ibukota juga akan berusaha untuk meraih poin sempurna di Juventus Stadium, supaya menempel ketat sang lawan di posisi teratas.

    Juventus vs AS Roma
    Juventus lebih unggul dalam lima pertemuan melawan AS Roma

    Berdasarkan catatan dari lima pertemuan terakhir, Juventus meraih tiga kemenangan, sedangkan Roma hanya mampu memenangkan satu pertandingan saja. Satu laga sisanya, harus berakhir dengan skor yang sama kuat.

    Pertemuan pada hari Minggu dinihari mendatang, merupakan pertemuan kedua. Dimana pada awal tahun baru 2016, mereka dipertemukan dalam lanjutan grande partita Serie A. Gol tunggal Paulo Dybala cukup mengantarkan timnya meraup poin sempurna di hadapan para supporternya sendiri.

    i Giallorossi terakhir kalinya mampu mengalahkan Juventus pada laga kedua Seria A musim lalu dengan skor tipis, 2-1 di Stadio Olimpico. Gol tuan rumah yang diciptakan oleh Edin Dzeko dan Miralem Pjanic, hanya mampu dibalas oleh Paulo Dybala.

    Adu Strategi Duo Pelatih Italia

    Laga antara Juventus melawan AS Roma tak hanya tentang klub penuh sejarah, tetapi juga kedua manajer yang sama-sama berasal dari Italia. Pelatih Nyonya Tua, Massimiliano Allegri akan menurunkan skuat terbaik yang dimilikinya, tentu agar hasil akhir mampu meraih kemenangan. Begitu pula dengan pelatih Serigala Ibukota, Luciano Spalleti yang juga mengandalkan para pemain dengan kualitas terbaik, demi membawa pulang poin sempurna.

    Juventus Stadium
    laga antara Juventus vs AS Roma akan dihelat di Juventus Stadium

    Allegri kembali menerapkan tiga striker yang akan diperankan oleh Gonzalo Higuain, Mario Mandzukic dan Cuadrado dalam formasi 4-3-3. Sami Khedira, Marchisio dan Sturaro akan berbagi peran di lini tengah permainan. Keempat pemain yang berperan untuk menjaga lini pertahanan, yakni Lichtsteiner, Rugani, Chiellini dan Sandro. Sang kapten, Buffon berjaga dibawah mistar gawang.

    Spaletti memerankan Edin Dzeko sebagai ujung tombak, yang akan dibantu oleh Perotti, Nainggolan dan Bruno Peres dalam format 4-2-3-1. Dua gelandang jangkar diisi oleh De Rossi, Strootman. Lini pertahanan, Fazio berpasangan dengan Manolas dan Emerson serta Rudiger. Szczesny tetap menjadi pilihan utama penjaga gawang.

  • Roma vs Milan, Duel Papan Atas Klasemen

    Giornata 16 Serie A akan kembali bergulir pada akhir pekan ini, setelah sejumlah tim bertarung di ajang Liga Champions maupun Europe League pada tengah pekan ini. Salah satu pertandingan yang akan tersaji dan dipastikan menjadi pusat perhatian baik di daratan Italia maupun seantero dunia, yakni laga antara AS Roma melawan AC Milan. Laga ini akan berlangsung pada tanggal 13 Desember 2016, pukul 03.00 WIB, yang dihelat di Stadio Olimpico.

    Roma vs Milan
    Honda berusaha merebut bola di kaki Nainggolan

    Sejauh ini, Juventus masih kokoh di puncak klasemen sementara Serie A dengan raihan 36 poin. Namun posisinya terasa tidak aman, lantaran AS Roma yang berada di posisi kedua, hanya berjarak empat poin saja. Sementara AC Milan, yang juga memiliki poin sama dengan Serigala Ibukota, hanya kalah selisih gol saja. Sehingga, laga yang dihelat pada hari Rabu dinihari mendatang akan menentukan siapa yang berhak menempati posisi kedua sementara di tabel klasemen.

    Kubu tuan rumah dalam lima pertandingan terakhir di ajang Serie A, berhasil memenangkan laga sebanyak tiga kali, satu hasil imbang dan harus menelan pil pahit saat bertandang ke markas Atalanta. Sedangkan dari kubu tamu, lima laga terakhir di liga kasta tertinggi di daratan Italia, tercatat tak pernah mengalami kekalahan, empat pertandingan berhasil di sapu bersih dan satu laga harus berakhir sama kuat kala bersua Internazionale, dengan skor 2-2.

    Berdasarkan catatan lima pertemuan kedua klub di semua ajang kompetisi terakhir, i Giallorossi berhasil memenangkan dua laga dan hanya mengalami kekalahan sekali saja. Dua laga sisanya, berakhir dengan skor imbang. Pertemuan terakhir kedua tim yang akan bertanding di Stadio Olimpico nanti, i Lupi berhasil memenangkan pertandingan yang berlangsung di San Siro Stadium dengan skor yang cukup meyakinkan, yakni 1-3.

    Spalletti vs Montella, Duel Pelatih Italia

    Pertandingan antara AS Roma melawan AC Milan tak hanya mempertemukan klub yang sama-sama berasal dari Italia saja, tetapi kedua pelatih yang akan mengadu taktik juga berasal dari Negeri Pisa. Luciano Spalletti lahir di Certaldo, sementara Vincenzo Montella lahir di tanah Pomigliano d’Arco. Laga tersebut akan berjalan sangat ketat dan sengit.

    Stadio Olimpico
    Stadio Olimpico akan menjadi venue laga antara AS Roma vs AC Milan

    Spalletti akan menerapkan formasi 3-5-2, dengan Edin Dzeko yang akan berduet dengan Perotti di lini serang. Kedua striker tersebut diharapkan mampu merobek jala gawang lawan. Lima gelandang yang akan berbagi peran di lini tengah demi membantu penyerangan maupun pertahanan, secara beruntun yakni Emerson, Radja Nainggolan, Daniele De Rossi, Kevin Strootman dan Bruno Peres.

    Lini pertahanan, manajer yang kembali melatih tim Serigala Ibukota setelah menghabiskan lima tahun di Zenit Saint Petersburg, mempercayakan Fazio, Manolas dan Rudiger. Sementara urusan penjaga gawang, diserahkan sepenuhnya di tangan Wojciech Szczesny.

    Kubu tamu, Montella menghadirkan formasi 4-3-3, dengan lini serang akan diperankan oleh Lapadula, Suso dan Niang. Tiga gelandang penyokong lini depan maupun lini belakang, yakni Locatelli, Sosa dan Pasalic.

    Romagnoli akan berpasangan bersama Paletta di lini belakang dan akan ditopang oleh Abate di posisi kanan serta De Sciglo pada sebelah kiri. Penjaga gawang, dipercayakan oleh kiper muda bertalenta, Donnarumma.

    Totti: Kemenangan Harus Kita Raih

    Francesco Totti
    Francesco Totti harapkan kemenangan melawan AC Milan

    Kapten tim AS Roma, Francesco Tottimengungkapkan, bahwa kemenangan mutlak diraih, agar terus dapat berjalan di jalur juara. “Kemenangan melawan Milan harus kita raih. Sehingga, kita tetap berada di jalur juara dan menempel ketat pemuncak klasemen. Mari kita berjuang bersama-sama demi meraih poin sempurna,” ujar Totti.