Juventus vs Roma, Kokohkah Puncak Klasemen

Juventus vs Roma, Kokohkah Puncak Klasemen

Juventus akan menghadapi ujian sesungguhnya dalam lanjutan giornata 17 Serie A kala menjamu tamunya di Juventus Stadium, yakni AS Roma. Pertandingan tersebut akan dimulai pada pukul 02.45 WIB tanggal 18 Desember 2016. Sekarang saatnya yang tepat untuk si Nyonya Tua memperkokoh posisinya puncak klasemen.

Juventus vs AS Roma
Juventus vs AS Roma akan menghiasi giornata ke 17 Serie A

Hingga pekan ke 16, i Bianconeri masih berada di puncak klasemen dengan sukses mengumpulkan angka sebanyak 39 poin. Dengan rincian, meraih kemenangan sebanyak 13 laga dan belum pernah berakhir dengan skor imbang serta tentu tiga hasil sisanya harus menelan pil pahit. Tiga kekalahan tersebut dirasakan ketika berhadapan dengan Internazionale pada pekan ke empat, AC Milan dengan skor 1-0 pada giornata ke sembilan dan secara mengejutkan Genoa memperlakukan Juve dengan kedudukan akhir 3-1.

Sementara sang lawan, Serigala Ibukota sejauh ini berada di urutan kedua dalam tabel klasemen sementara dengan perolehan 35 poin, atau berjarak empat poin dari musuh yang akan dihadapi nantinya. Dari 16 laga yang telah dilakoni sejauh ini, Roma membukukan 11 kali kemenangan, hasil imbang sebanyak dua kali dan tiga kali meraih kekalahan. Atalanta pada pekan ke 13 mampu mengalahkan De Rossi CS, dan dua kekalahan diberikan oleh Torino di pekan ke 6 serta giornata 4 oleh Fiorentina.

Tentu kedua klub akan sama-sama mengincar kemenangan. Apabila Juventus mampu keluar sebagai pemenang, maka Buffon CS akan semakin nyaman duduk puncak klasemen dan semakin memperlebar jarak dari para pesaing terdekatnya. Jika sebaliknya, AS Roma yang sukses mempermalukan sang tuan rumah, tentu akan memperkecil jarak menjadi hanya satu angka saja. Sehingga memanaskan pertarungan Scudetto musim ini.

Catatan 5 Laga Terakhir Juventus vs AS Roma

Laga antara Juventus melawan AS Roma pada akhir pekan nanti akan menghiasi Serie A girnota ke 17. Nyonya Tua tentu mengincar kemenangan demi memperkokoh posisi mereka di puncak klasemen. Tetapi, Serigala Ibukota juga akan berusaha untuk meraih poin sempurna di Juventus Stadium, supaya menempel ketat sang lawan di posisi teratas.

Juventus vs AS Roma
Juventus lebih unggul dalam lima pertemuan melawan AS Roma

Berdasarkan catatan dari lima pertemuan terakhir, Juventus meraih tiga kemenangan, sedangkan Roma hanya mampu memenangkan satu pertandingan saja. Satu laga sisanya, harus berakhir dengan skor yang sama kuat.

Pertemuan pada hari Minggu dinihari mendatang, merupakan pertemuan kedua. Dimana pada awal tahun baru 2016, mereka dipertemukan dalam lanjutan grande partita Serie A. Gol tunggal Paulo Dybala cukup mengantarkan timnya meraup poin sempurna di hadapan para supporternya sendiri.

i Giallorossi terakhir kalinya mampu mengalahkan Juventus pada laga kedua Seria A musim lalu dengan skor tipis, 2-1 di Stadio Olimpico. Gol tuan rumah yang diciptakan oleh Edin Dzeko dan Miralem Pjanic, hanya mampu dibalas oleh Paulo Dybala.

Adu Strategi Duo Pelatih Italia

Laga antara Juventus melawan AS Roma tak hanya tentang klub penuh sejarah, tetapi juga kedua manajer yang sama-sama berasal dari Italia. Pelatih Nyonya Tua, Massimiliano Allegri akan menurunkan skuat terbaik yang dimilikinya, tentu agar hasil akhir mampu meraih kemenangan. Begitu pula dengan pelatih Serigala Ibukota, Luciano Spalleti yang juga mengandalkan para pemain dengan kualitas terbaik, demi membawa pulang poin sempurna.

Juventus Stadium
laga antara Juventus vs AS Roma akan dihelat di Juventus Stadium

Allegri kembali menerapkan tiga striker yang akan diperankan oleh Gonzalo Higuain, Mario Mandzukic dan Cuadrado dalam formasi 4-3-3. Sami Khedira, Marchisio dan Sturaro akan berbagi peran di lini tengah permainan. Keempat pemain yang berperan untuk menjaga lini pertahanan, yakni Lichtsteiner, Rugani, Chiellini dan Sandro. Sang kapten, Buffon berjaga dibawah mistar gawang.

Spaletti memerankan Edin Dzeko sebagai ujung tombak, yang akan dibantu oleh Perotti, Nainggolan dan Bruno Peres dalam format 4-2-3-1. Dua gelandang jangkar diisi oleh De Rossi, Strootman. Lini pertahanan, Fazio berpasangan dengan Manolas dan Emerson serta Rudiger. Szczesny tetap menjadi pilihan utama penjaga gawang.

Author: Gangga Basudewa